Tampilkan posting dengan label misterius. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label misterius. Tampilkan semua posting

11 Monster Legenda Afrika

Posted by Muhammad Ilham On 11.10 6 comments

Terdapat banyak negara dan komunitas tersembunyi di Afrika yang memiliki kisah-kisah tentang monster. Berikut 11 diantaranya.

1. Inkanyamba



Inkanyamba adalah hewan pemakan daging mirip belut raksasa dalam legenda suku Zulu dan Xhosa di Afrika Selatan. Legenda kuno mengatakan Inkanyamba bisa mengendalikan cuaca. Mereka disebut memiliki sirip dan bisa tumbuh hingga ukuran yang sangat besar.

Sebenarnya ada banyak belut air tawar di Afrika Selatan yang bisa tumbuh hingga 1,8 meter, tapi tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kisah-kisah Inkanyamba.

2. Kongamato

Kongomati adalah hewan terbang di kawasan Zambia, Angola dan Kongo. Makhluk ini dideskripsikan mirip dengan reptil terbang jaman purba, pterosaurus. Deskripsi ini dikatakan oleh penjalajah Inggris, Frank Welland pada tahun 1932, namun bagi penduduk lokal legenda ini sudah ada lebih lama sebelum itu.


Makhluk ini hidup di sungai dan rawa dan memiliki sayap yang sangat lebar, tapi tidak memiliki bulu. Makhluk sejenis disebut dengan nama-nama berbeda di bagian lain di Afrika. Teori mengenai penampakan-penampakan Kongomato banyak diduga sebagai pencahayaan yang buruk hingga kemungkinan bahwa spesies yang tak dikenal tinggal di tempat-tempat yang tak terjangkau.

3. Impundulu


Impundulu atau Burung Petir adalah burung supranatural dari cerita rakyat Pondo, Zulu dan Xhosa. Burung ini sebesar manusia dan dapat memanggil petir serta badai, sesuai dengan namanya. Burung ini terkadang berubah bentuk menjadi manusia, dan terkadang disebut sebagai pelindung para dukun atau tabib.

Burung ini menyerang orang dan meminum darahnya. Namun, bagian-bagian tubuh Impundulu atau telurnya memiliki kekuatan penyembuhan.

4. Adze


Adze adalah vampir dalam legenda penduduk Ewe di Ghana dan Togo. Bentuknya seperti kunang-kunang, tapi jika kita menangkapnya, dia akan berubah menjadi manusia. Setelah itu Adze akan menyerang dan memakan organ tubuh kita, namun ia bisa dikalahkan. Akan tetapi dalam bentuk serangga, Adze akan menghisap darah manusia ketika tidur dan menyebarkan penyakit. Korban-korbannya biasanya adalah anak-anak. Korban Adze dapat menjadi seorang dukun karena dirasuki oleh roh Adze.

5. Bili Ape

Ada banyak legenda tentang spesies kera misterius di Afrika. Banyak dari makhluk-makhluk ini dideskripsikan mirip antara simapnse dan gorila. Kera hantu ini disebut Ufiti di Malawi, di daerah lain dikenal sebagai Kera Misteri Bondo.



Diduga terdapat spesies simpanse yang berperilaku mirip gorila. Sejumlah ekspedisi dilakukan untuk menemukan spesies ini di Afrika Tengah sejak tengkorak-tengkorak ditemukan dekat desa Bili pada tahun 1908. Karena itulah makhluk ini kini disebut Bili Ape atau Kera Bili, diklasifikasikan sebagua subspesies dari simpanse.

6. Gbahali



Gbahali adalah makhluk reptil dari Liberia, berbentuk mirip buaya raksasa sepanjang 9 meter, memiliki moncong lebih pendek dari buaya namun kaki-kaki yang lebih panjang. Meskipun spesies ini tidak dikonfirmasi secara ilmiah, makhluk ini tidak dianggap sebagai monster legenda diantara pemburu Liberia, namun makhluk nyata yang biasa mereka tangkap dan makan. Ada kemungkinan deskripsinya dilebih-lebihkan. Namun para saksi ditunjukkan gambar hewan yang telah punah Postosuchus, dan mereka mengenalinya sebagai Gbahali.

7. Ninki Nanka


Ninki Nanka adalah monster yang tinggal di Sungai Gambia di Gambia. Makhluk mirip naga ini memiliki tubuh seperti buaya, kepala kuda dengan tanduk dan leher panjang seperti jerapah. Panjangnya bisa mencapai 9 hingga 15 meter! Ekspedisi pada tahun 2006 menunjukkan sebuah objek yang disebut sebagai sisik sang monster, namun terbukti itu bukan dari makhluk bilogis, kemungkinan potongan film seluloid.

8. Popobawa

Popobawa adalah makhluk yang dilaporkan berada di Zanzibar dan Tanzania. Makhluk ini adalah iblis yang muncul sebagai manusia saat siang hari, tapi berubah menjadi makhluk bermata satu, bersayap kelelawar pada malam hari. Popobawa menyerang dan menyodomi/memperkosa baik laki-laki maupun perempuan dalam kegelapan malam, dan menjadi sangat jahat bagi yang tidak percaya padanya.



Serangan pertama kali dilaporkan pada tahun 1965 di pulau Pemba. Laporan datang tiap beberapa tahun, dengan jumlah besar pada tahun 1995 hingga menciptakan histeria massa. Sebagian berpikir serangan Popobawa merupakan mimpi buruk atau teror malam dimana seseorang mengalami halusinasi antara tidur dan terbangun. Popobawa dalam bahasa Swahili diartikan "sayap kelelawar."

9. Grootslang


Grootslang dalam bahasa Afrika berarti "ular besar." Monster ini hidup di goa yang disebut Wonder Hole di kawasan Richtersveld, Afrika Selatan. Kisahnya dulu Grootslang adalah makhluk yang terlalu kuat, sehingga para dewa membaginya menjadi dua spesies: gajah dan ular. Namun beberapa Grootslang melarikan diri dan bereproduksi.

Sang monster bisa tumbuh hingga sepanjang 18 meter. Dikatakan goanya penuh dengan berlian, tapi tidak ada yang tahu pasti sebab Grootslang menjaganya dengan ketat.

10. Mokèlé-mbèmbé



Mokèlé-mbèmbé adalah makhluk yang mirip dinosaurus dari kawasan Sungai Kongo. Namanya berarti "yang menghentikan aliran sungai" karena ukurannya. Lusinan ekspedisi dilakukan untuk menemukan makhluk besar ini, tapi hanya kembali dengan laporan dan jejak-jejak misterius. Film Disney Baby pada tahun 1985 dibuat berdasarkan legenda Mokèlé-mbèmbé.

11. Tikoloshe




Tikoloshe atau Tokoloshe adalah makhluk mirip Gremlin dalam mitologi Zulu. Seorang shaman (dukun) bisa mengirimkan TIkoloshe untuk menyakiti musuh-musuhnya, menyebabkan ketakutan hingga penyakit atau kematian. Tikoloshe dideskripsikan bertubuh pendek dan berbulu mirip manusia dan bisa menghilang dengan menelan kerikil.

Monolit Di Mars Mirip Struktur Bangunan

Posted by Muhammad Ilham On 21.27 No comments
Oala Magz - Pengamat bintang amatir menemukan sebuah objek yang menarik di permukaan Mars. Sebuah struktur tampak berdiri dengan bentuk persegi panjang yang sempurna, ditemukan diantara kumpulan foto milik NASA, seperti sebuah monolit yang dipancangkan di tanah oleh makhluk asing.

Objek misterius ini pertama kali terlihat beberapa tahun lalu setelah diambil gambarnya oleh kamera HiRISE yang dibawa oleh satelit luar angkasa NASA, Mars Reconnaissance Orbiter.

Apakah batu ini hasil pembentukan alam? Menurut Jonathan Hill, seorang teknisi penelitian dan perencana misi di Mars Space Flight Facility di Arizona State University, yang memproses banyak foto selama misi-misi NASA di Mars, objek misterius tersebut tidak lebih dari batu berbentuk persegi panjang.

Kamera HiRISE yang mengambil gambar ini memiliki resolusi sekitar 30 sentimeter per piksel. Menurut Hill resolusi ini masih belum cukup untuk mengambil gambar dengan sempurna, sehingga bentuk-bentuk lekuk akan tampak berkotak-kotak atau jalinan garis lurus.

Lokasi objek ini dekat dengan bukit karang sehingga mungkin saja ini adalah potongan yang jatuh dan tertancap di tanah.
Oala Magz - Benjamin Franklin adalah salah satu penandatangan Deklarasi Kemerdekaan Amerika (founding father). Ia pernah menjabat sebagai gubernur Pennsylvania pada tahun 1785. Sebelum itu ia juga sering menjadi sebagai duta besar di negara-negara koloni Amerika seperti Swedia.

Selama tahun 1757 hingga 1775, Ben Franklin tinggal di sebuah rumah di 36 Craven Street, London. Pada akhir tahun 1998, sebuah kelompok yang menyebut dirinya Friends of Benjamin Franklin House memulai usaha mereka melestarikan rumah tersebut untuk dijadikan sebagai museum untuk menghormati Benjamin Franklin.

Sebulan setelahnya, seorang pekerja konstruksi bernama Jim Field menemukan sesuatu yang aneh di ruang bawah tanah. Dari sebuah lubang kecil di lantai, sebuah tulang paha manusia mencuat keluar.

Setelah memanggil polisi, ditemukan 1,200 potongan tulang lagi. Total ada 10 jenazah, enam diantaranya anak-anak. Tulang-belulang itu diperkirakan sudah berusia 200 tahun lebih, tepat pada masa ketika Ben Franklin mendiami rumah tersebut.

Investigasi menyimpulkan bahwa tulang belulang itu bukanlah korban pembunuhan, namun mayat-mayat yang digunakan untuk studi kedokteran sebab ditemukannya lubang bekas bor di tengkorak. Mayat-mayat itu nampaknya bahan studi sahabat Franklin, yaitu Willaim Hewson.

Hewson dan teman-temannya dianggap sebagai pelopor dalam hal penjarahan mayat untuk studi ketika mahasiswa tidak mampu membeli jenazah untuk studi anatominya.

Franklin nampaknya membiarkan Hewson melakukan semua itu di rumahnya karena mereka bersahabat, tanpa tahu pasti apa saja yang dilakukan Hewson. Pemilik sewa rumah itu juga adalah ibu mertua Hewson sendiri, maka jadilah ia bebas beraktivitas dengan mayat-mayatnya. Setelah ia selesai, ia pun mengubur mereka begitu saja di ruang bawah tanah.

Franklin dianggap tidak tahu menahu tentang aktivitas itu karena ia lebih tertarik pada ilmu Fisika ketimbang Kedokteran. Ketika Franklin bertolak ke Amerika Utara meninggalkan Inggris, Hewson tewas oleh kecintaannya sendiri pada sains. Ia tanpa sengaja melukai dirinya sendiri ketika membedah jenazah yang membusuk, dan akhirnya meninggal dunia karena infeksi.
Diduga merupakan foto Ray yang diperjelas
setelah sebelumnya disamarkan.

Oala Magz - Di Berlin, seorang remaja pria tiba-tiba muncul di pusat kota Jerman itu dengan kesaksian yang mengejutkan bahwa ia telah hidup selama 5 tahun di dalam hutan bersama ayahnya.

"Anak itu bicara dengan bahasa Inggris dan sedikit bahasa Jerman tapi kami benar-benar tidak tahu darimana asalnya," ujar juru bicara kepolisian Michael Maass.

Anak remaja itu dinyatakan dalam keadaan sehat dan menyebut dirinya Ray. Ia muncul pada 5 September membawa ransel dan kantung tidur, seperti yang dikatakan jubir kepolisian Miriam Tauchmann kepada msnbc.com. Ia berkata usia anak itu 17 tahun dan berkata ia dan ayahnya tinggal dalam tenda dan gubuk sampai ayahnya meninggal baru-baru ini.

"Dia tidak memiliki kartu identitas, tidak ada surat-surat, passport, tak ada apapun," ujar Tauchmann. "Dia nampak baik - tidak seperti orang liar atau semacamnya. Secara fisik dan mental, semuanya OK."

Tauchmann berkata anak remaja itu mengklaim bahwa ia dan ayahnya pindah ke hutan setelah ibunya meninggal sekitar lima tahun yang lalu. Anak laki-laki itu mengingat nama ibunya sebagai Doreen dan ayahnya bernama Ryan, tapi tidak dapat mengingat apapun lagi mengenai sejarah keluarganya, lapor The Local Jerman.

Ia dan ayahnya hidup berpindah-pindah, tidak pernah tinggal di satu tempat di hutan terlalu lama.

Dua minggu sebelum kedatangannya, Ray menemukan ayahnya meninggal dan ia menguburkannya dalam liang dangkal, yang ditutupi dengan bebatuan.

Ayahnya tewas setelah terjatuh. Maass mengatakan pada The Local bahwa ayah anak itu memberitahu putranya agar melihat kompas dan pergi ke utara, jika sesuatu terjadi. "Dan inilah yang nampaknya ia lakukan, berjalan selama dua minggu sebelum tiba di Berlin."

Tauchmaan berkata kepolisian Berlin bekerja dengan otoritas melintasi negara dan di seluruh dunia untuk mencoba menyatukan informasi tentang anak berusia 17 tahun itu, tapi tidak ada rencana untuk merilis foto dirinya saat ini, sebab ia masih dibawah umur.

Agensi-agensi pemerintahan di seluruh Jerman sangat memerhatikan situasi menyangkut anak remaja ini, ucapnya, dan otoritas mencoba menemukan makam ayahnya untuk membenarkan ceritanya.

Belum jelas apakah ia bicara dalam logat Inggris British atau Amerika. Tidak ada bukti bahwa dia korban kekerasan atau berhubungan dengan tindakan kriminal apapun, lapor The Local. Interpol dan pejabat Eropa lainnya tengah menginvestigasi apakah anak itu terdaftar dalam laporan anak hilang, lapor NBC.

"Kami belum pernah melihat sesuatu yang seperti ini," ujar Maass. "Kami tak memiliki bukti untuk menyangkal apa yang ia katakan kepada kolega-kolega kami di dinas anak, meskipun kami masih menginvestigasi, dan banyak orang ingin tahu siapa sebenarnya anak ini."

Remaja laki-laki itu berlaku baik di dinas anak, kata Tauchmann. Para spesialis berusaha agar membuatnya dapat mengingat masa lima tahun belakangan, tapi belum berhasil.

"Kami hanya memiliki informasi yang anak itu berikan. Kami mencari tahu apa yang bisa kami lakukan dengannya dan kemana dia bisa pergi; kami mencari tentu saja keluarga baginya, atau seorang guru."

Siapapun yang memiliki informasi mengenai Ray dapat mengontak langsung kepolisian Berlin melalui situs web mereka di alamat: http://www.berlin.de/polizei/english.html
Awalnya para arkeolog yang tergabung dalam proyek Cambridge-Keros sangat senang saat menemukan potongan-potongan harta karun sejarah dari Zaman Perunggu ini. Namun mereka menemukan jalan buntu saat mencoba menyocokkan potongan-potongan patung yang seperti puzzle ini, sebab tidak ada yang cocok satu sama lain.


Mereka yakin potongan-potongan ini sengaja dibuat kemudian dihancurkan untuk sebuah ritual di Zaman Perunggu.


Diperikarakan usia potongan-potongan patung misterius ini berasal dari 4,500 tahun yang lalu di pulau Aegean, Keros, Yunani.


Dipimpin oleh Prof. Colin Renfrew dari Universitas Cambridge, tim itu menemukan bahwa potongan-potongan patung yang hancur itu dibawa ke Keors lalu dikuburkan dalam parit yang dangkal.


Prof. Renfrew mengatakan, "Saat aku mempelajari material-material dari marmer ini, aku menyadari bahwa nyaris semua pecahannya benar-benar berasal dari jaman kuno dan bukan hasil jarahan. Mereka sengaja dirusak sebelum dikuburkan."

Studi kemudian menemukan bahwa fragmen-fragmen itu disimpan selama lebih dari 500 tahun dari total usianya sejak dibuat.

Prof. Renfrew mengungkapkan, "Penemuan paling aneh dari semua ini adalah bahwa tak ada dari fragmen-fragmen yang terdiri 500 figurin ane dan 2,500 bejana marmer yang cocok satu samalain. Ini adalah penemuan yang sangat menarik. Kesimpulan satu-satunya yang bisa kami ambil adalah material-material istimewa ini dirusak di pulau-pulau lain dan tiap potongannya dibawa oleh generasi-generasi dari pulau Cyclades ke Keros."

Dia berspekulasi bahwa obyek-obyek ini digunakan berulang-ulang dalam banyak ritual di pulau-pulau sekitar, mungkin dibawa dalam prosesi seperti dalam parade yang masih dilakukan di perkampungan-perkampungan di Yunani.

Penggalian yang dilakukan beberapa yard di seberang lautan dari Keros juga membawa pada penemuan sebuah konstruksi bekas perkampungan yang menakjubkan yang tampaknya berasal dari era yang sama dengan priamid dan Stonehenge.

Perkampungan masa lampau itu dipercaya dibangun sebagai tempat singgah para tamu dan sebagai tempat perayaan dandibangun dengan marmer dalam jumlah banyak yang dibawa oleh orang-orang dari Cyclades dari penjuru lautan.

'Wanita Ular' Yang Misterius

Posted by Chandra B. On 18.09 No comments
Tidak ada yang tahu asal-usul wanita paruh baya ini. Dia sudah melanglangbuana di seantero Jepang setidaknya sejak tahun 2006 dan dikenal dengan sebutan 'wanita ular'. Anda harus membayar 800 yen (sekitar 90ribu-an rupiah) untuk menonton pertunjukan super-ekstrimnya: menggigit kepala ular dan memakannya di depan penonton!

Penampilan terakhirnya di tahun 2010 adalah pada saat festival tori no ichi di Tokyo, 19 November lalu. Menurut wartawan, dia mengesankan penonton dengan pertunjukan singkat yang diakhiri dengan dia menyemburkan api dari mulutnya.Sayangnya tidak ada wartawan yang diijinkan mengambil gambar selama pertunjukannya, baik dalam bentuk foto maupun video.

Video berikut ini menunjukkan pertunjukkan serupa, meski tak dapat dipastikan apakah wanita dalam video dari tahun 2006 ini adalah orang yang sama.



10 Orang Paling Misterius Di Dunia

Posted by Chandra B. On 11.51 No comments
Selama berabad-abad, sejarah dipenuhi oleh cerita tentang orang-orang misterius. Banyak diantaranya tidak pernah berhasil diidentifikasi atau dikenali. Daftar berikut berisi 10 orang misterius yang paling signifikan keberadaannya di dunia.



Monsieur Chouchani (meninggal pada tahun 1968) adalah nickname atau nama julukan yang diberikan pada sosok pengajar Yahudi yang mengajar beberapa siswa di Eropa setelah Perang Dunia ke-2. Kebanyakan siswanya kemudian berhasil menjadi tokoh ternama, diantaranya adalah Emanuel Levinas (Filsuf dari Perancis, foto seperti terlihat di samping), dan Elie Wiesel (Penulis Yahudi, Peraih nobel perdamaian pada tahun 1986). Sangat sedikit yang diketahui tentang Chouchani, termasuk siapakah nama sebenarnya juga masih misterius.

Tidak ada hasil karya fisik (seperti tulisan, publikasi, buku, dll) dari Chouchani, tapi ia meninggalkan warisan intelektual yang sangat luar biasa melalui murid-muridnya. Chouchani merupakan sosok nyentrik, berpenampilan seperti gelandangan, namun memiliki pengetahuan yang sangat luas di antaranya di bidang science, matematika, filosofi dan khususnya Talmud. Pada umumnya, detail mengenai kehidupan Chouchani didapatkan melalui tulisan dan hasil wawancara dengan murid-muridnya.




The Poe Toaster (Orang yang bersulang dengan Poe) adalah julukan yang diberikan kepada sosok misterius yang memberikan penghormatan kepada penulis ternama dari Amerika, Edgar Allan Poe dengan cara mengunjungi makamnya, setiap tahun, di hari ultah Poe (19 Januari). Tradisi penghormatan tersebut dimulai sejak tahun 1949, satu abad setelah kematian Edgar Allan Poe (1849).

Setiap pagi di tanggal 19 Januari, sesosok dengan pakaian awut-awutan berwarna gelap mengunjungi makam Poe di Baltimore, Maryland. Sosok tersebut lalu mengangkat segelas cognac untuk melakukan toast (bersulang). Sebelum meninggalkan makam, ia meletakkan 3 tangkai mawar merah, dan botol cognac yang tinggal terisi separuhnya di makam poe. 3 tangkai mawar dipercaya merupakan perlambang penghormatan untuk Poe, Virginia (Istri Poe) dan Maria Clemm (Mertua Poe) yang dikuburkan dalam makam yang sama. Sedangkan maksud dari setengah botol cognac sendiri masih tidak diketahui. Tradisi yang dilakukan oleh Poe Toaster ini masih dilanjutkan sampai sekarang, namun dipercaya bahwa sudah tidak dilakukan oleh orang yang sama (mungkin diwariskan kepada keturunan Poe Toaster yang asli).




Babushka Lady adalah nama julukan yang diberikan kepada sosok wanita misterius yang terlihat ketika terjadinya pembunuhan presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy. Wanita tersebut terlihat memakai jas panjang berwarna coklat, dan scarf di kepala, seperti yang biasa dipakai oleh para wanita lanjut usia di Russia. Scarf tersebutlah yang menjadi awal julukan babushka yang dilekatkan kepadanya (babushka merupakan bahasa Russia untuk nenek atau wanita lanjut usia). Wanita tersebut terlihat memegang sesuatu di depan wajahnya, yang diyakini merupakan kamera. Dia terlihat di beberapa foto yang mengabadikan lokasi kejadian pembunuhan tersebut. Bahkan setelah keramaian telah berakhir, ia masih terlihat di sana dan memotret dengan kameranya. Beberapa saat kemudian, FBI meminta melalui pengumuman publik agar Babushka Lady menyerahkan hasil jepretan kameranya (mungkin untuk keperluan penyelidikan), namun ia tidak pernah muncul lagi ke depan umum.

Pada tahun 1970, seorang wanita bernama Beverly Oliver, mengaku sebagai Babushka Lady. Namun karena ceritanya mengandung banyak kejanggalan dan inkonsistensi, ia dipercaya sebagai sosok palsu yang ingin numpang tenar. Hingga saat ini tidak ada yang tahu siapa sosok Babushka Lady yang sebenarnya, apa yang ia lakukan di tempat kejadian pembunuhan dan alasan ia tidak mau menyerahkan hasil jepretan kameranya.

Kaspar Hauser. Pada 26 Mei 1828, seorang remaja terlihat di jalan di Nuremberg, Jerman. Ia membawa sebuah surat yang ditujukan bagi Kapten Resimen Kavalry ke-6 Jerman. Penulis surat misterius yang dibawa oleh Hauser menyatakan bahwa anak tersebut diberikan kepadanya untuk ditahan sejak ia masih bayi, pada 7 Oktober 1812, dan sejak saat itu anak tersebut dikurung di rumah pria tersebut. Hauser mengklaim bahwa sejak ia dapat mengingat sesuatu, ia telah dikurung sendirian di dalam ruangan gelap berukuran 2.1x1.5 meter dengan ranjang dari jerami sebagai tempat tidur dan kuda-kudaan kayu yang diukir dengan tangan sebagai mainannya. Hauser juga mengklaim bahwa orang pertama yang berinteraksi dengannya adalah pria misterius yang mengunjunginya beberapa saat sebelum ia dibebaskan, yang selalu berhati-hati agar wajahnya tidak terlihat oleh Hauser.

Menurut rumor, Hauser adalah Pangeran dari Baden yang dilahirkan pada 29 September 1812 dan meninggal sebulan kemudian. Dirumorkan bahwa Pangeran tersebut ditukar dengan bayi sekarat, sedangkan pangeran yang Asli adalah Hauser yang muncul 16 tahun kemudian di Nuremberg. Pada tahun 2002, University of Munster melakukan analisa DNA yang membandingkan DNA Hauser dan Stephanie de Beauharnais yang dirumorkan sebagai Ibu dari Hauser (Ratu dari Baden). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekuens DNA tidak identik tapi deviasi yang ditunjukkan tidak terlalu jauh sehingga tidak dapat disimpulkan bahwa keduanya sama sekali tidak mempunyai hubungan darah.

Fulcanelli adalah nama samaran ahli kimia dari Perancis di akhir abad 19 yang identitasnya masih belum diketahui. Banyak misteri yang menyelubungi dirinya, namun salah satu rumor yang paling terkenal adalah cerita yang menyatakan bagaimana murid kesayangannya (Eugene Canseliet) berhasil mengubah 100 gram timah menjadi emas dengan menggunakan sedikit bubuk yang diberikan kepadanya oleh Fulcanelli.

Dipercaya bahwa pada masa Perang Dunia II intelijen Jerman gencar melakukan pencarian untuk menemukan Fulcanelli karena pengetahuannya dalam bidang senjata nuklir. Fulcanelli pernah menemui seorang pakar atom dari Perancis dan memberikan informasi detail yang berhubungan dengan teknologi nuklir dan mengklaim bahwa senjata atom telah digunakan oleh manusia sejak bertahun-tahun yang lampau.

Menurut Canseliet (murid Fulcanelli), pertemuan terakhirnya dengan Fulcanelli adalah pada tahun 1953 di Spanyol. Pada saat pertemuan itu, Fulcanelli yang seharusnya berumur 80 tahun bertumbuh lebih muda, dan tampak seperti pria berumur 50 tahun (O_o). Pertemuan itu sendiri cukup singkat, lalu Fulcanelli kembali menghilang dari publik untuk selamanya.

D.B. Cooper alias Dan Cooper adalah nama samaran yang digunakan oleh seorang pembajak pesawat terkenal dan misterius yang pada 24 November 1971, setelah menerima uang tebusan sebesar $200,000, terjun dari bagian belakang pesawat Boeing 727 yang dibajaknya. Pada aksi pembajakannya, Cooper membawa sebuah tas berisi bom dan mengancam akan meledakkannya, bila ia tidak diberikan uang sejumlah $200,000 dan 2 set parasut.

Cooper tidak terlihat sejak saat itu dan tidak diketahui apakah dia berhasil selamat dari penerjunannya. Pada tahun 1980, seorang anak kecil berumur 8 tahun menemukan uang sebanyak $5,800 dollar dalam pecahan $20 di tepi sungai Columbia di Amerika Serikat. Kode seri uang yang ditemukan tersebut sama dengan uang yang diberikan pada Cooper sebagai uang tebusannya.

Pelarian Cooper dari bagian belakang pesawat dengan menggunakan parasut, menyebabkan airport-airport mulai menggunakan metal detector untuk mencegah hal yang sama terulang kembali.

Count of St. Germain, yang diduga meninggal dunia pada 27 Februari 1784 adalah seorang bangsawan, petualang, peneliti amatir, pemain biola, komposer, dan seorang yang misterius. Dia juga menunjukkan beberapa keahlian yang berhubungan dengan ilmu kimia. Mitos, legenda dan spekulasi tentang St. Germain terus berkembang pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 dan berlanjut hingga saat ini. Di antaranya terdapat kepercayaan bahwa St. Germain adalah seorang yang immortal (hidup abadi), seorang ahli kimia yang mempunyai 'Elixir of Life' (Cairan Keabadian), dan telah meramalkan terjadinya Revolusi Perancis.

Semenjak kematiannya, banyak organisasi Okultisme yang menjadikannya sebagai tokoh panutan yang dihormati, bahkan ada yang menyembah dirinya. Tidak sedikit pula yang mengaku-ngaku sebagai St. Germain atau merupakan jelmaan dari St. Germain.

Man In The Iron Mask (Meninggal November 1973) adalah tahanan yang dikurung di sejumlah penjara di Perancis (termasuk penjara legendaris, Bastille) pada masa pemerintahan Raja Louis XIV. Identitas pria ini tidak pernah diketahui karena tidak ada yang pernah melihat wajahnya yang disembunyikan dalam sebuah topeng kulit berwarna coklat. Sekarang kita tahu, bahwa sejak jaman dahulu, orang suka membesar-besarkan cerita karena pada kisah-kisah yang beredar, diceritakan bahwa topeng tersebut terbuat dari baja yang menjadi awal nama julukan yang diberikan kepadanya.

Menurut surat yang diberikan kepada kepala Penjara di Pignerol (Bénigne Dauvergne de Saint-Mars) tempat pertama pria tersebut dipenjarakan, nama pria tersebut adalah Eustache Dauger. Dalam surat itu juga diinstruksikan agar disiapkan sebuah sel yang dilapisi dengan beberapa pintu (untuk mencegah orang dari luar mendengar suara dari dalam sel). Selain itu, juga dikatakan bahwa bila pria tersebut berbicara kepada orang lain selain untuk hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan pribadinya, dia akan dibunuh seketika. Hingga saat ini tidak ada yang tahu siapa identitas sebenarnya dari pria ini tapi ada beberapa rumor yang mengatakan bahwa Ia adalah saudara dari Louis XIV, Putra dari Raja Charles II, Diplomat dari Italia, dan lain-lain.

Gil Perez adalah seorang tentara Spanyol yang secara tiba-tiba muncul di Meksiko pada 26 Oktober 1593. Ia mengenakan seragam penjaga Istana Del Gobernador di Filipina. Ia mengklaim bahwa ia sama sekali tidak mengetahui bagaimana caranya tiba-tiba dia berada di Meksiko. Ia mengatakan, sebelum tiba-tiba berada di Meksiko, ia sedang bertugas di Istana Del Gobernador dan mengatakan bahwa Gubernur Filipina saat itu, Don Gomez Pérez Dasmariñas baru saja dibunuh.

Dua bulan kemudian, sebuah kapal datang dari Filipina ke Meksiko membawa beberapa penumpang. Para penumpang tersebut membenarkan Cerita dari Gil Perez bahwa Gubernur Filipina memang baru saja terbunuh. Bahkan salah seorang penumpang. Salah seorang penumpang kapal bahkan menyatakan bahwa Ia mengenali Perez dan melihatnya di Filipina pada 23 Oktober. Setelah itu, Perez kemudian kembali ke Filipina dan melanjutkan hidupnya di sana sampai akhir hayatnya.

Green Children of Woolpit (2 anak hijau dari Woolpit) adalah dua orang anak yang secara misterius muncul di desa Woolpit di Suffolk, Inggris pada abad ke-12. Kedua anak tersebut bersaudara, dan mempunyai kulit yang berwarna hijau (Hulk ???). Selain kulitnya yang hijau, kedua anak tersebut mempunyai penampilan yang normal seperti manusia kebanyakan. Mereka berbicara dalam bahasa aneh yang tidak dikenali dan tidak mau makan apapun kecuali kacang polong.

Setelah lama kelamaan, kulit kedua anak tersebut kehilangan warna hijaunya dan menjadi warna normal seperti warna kulit manusia pada umumnya. Setelah mempelajari Bahasa Inggris, keduanya menjelaskan bahwa mereka berasal dari suatu desa bernama St. Martin yang merupakan tempat yang gelap karena matahari tidak bersinar di sana. Ketika sedang menggembala ternak milik ayah mereka, mereka menemukan sebuah sungai dari cahaya dan mengikutinya, sampai tiba-tiba mereka telah berada di Woolpit. Beberapa teori menyatakan bahwa kedua anak tersebut adalah anak dari dimensi lain, atau alien dari luar angkasa.