Tampilkan postingan dengan label google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label google. Tampilkan semua postingan

IPv6: Jaman Baru Internet, Menyediakan Lebih Banyak Persediaan Alamat Web


Salah satu peng-upgrade-an teknis terbesar dalam sejarah Internet berlangsung kemarin saat perusahaan-perusahaan raksasa seperti Google dan Yahoo meng-upgrade sistem mereka.

Microsoft dan Facebook mengganti sistem operasi merekadari IPv4 menjadi IPv6 untuk memuat lebih banyak alamat web.

Pengguna web lain juga harus mengganti tapi belum perlu sampai beberapa tahun kedepan. Pengetesan sistem operasi baru ini nampaknya akan memastikan Internet akan berjalan lebih mulus di tahun-tahun mendatang.

Hal ini didesak oleh banyak perusahaan besar sebab pada September tahun ini, persediaan alamat web di Internet nampaknya akan habis. Setiap alat yang Anda gunakan, entah itu komputer atau smartphone, memiliki alamat Internet Protocol (IP) sendiri-sendiri.

Internet dibangun berdasarkan IP versi 4 (IPv4) yang memiliki batasan yang lebih tinggi, yaitu sekitar empat triliun alamat web.

Pada tahun 1970an ketika IPv4 baru muncul hal ini kelihatannya cukup tapi ketika ledakan pengunaan Internet menyebabkan penipisan yang cepat.

IPv6 menggunakan angka-angka yang lebih panjang untuk menambah lebih banyak alamat web. Sistem baru ini memiliki ruang bagi 340 undecillion atau tepatnya:

340,282,366,920,938,000,000,000,000,000,000,000,000 alamat web.


Maka tanggal 8 Juni kemarin disebut sebagai 'hari IPv6 Dunia'.

Bagi pengguna domestik peng-upgrade-annya akan semudah mendownload software tertentu.

Namun bagi perusahaan-perusahaan mereka harus membayar untuk berinvestasi di sistem yang baru.

"Kebanyakan orang (99.95%) akan bisa mengakses layanan tanpa gangguan: meskipun mereka terhubung melalui IPv6 atau sistem mereka akan bisa tetap berjalan melalui IPv4," tulis Google pada blog resminya.


"Akan tetapi, seperti teknologi generasi-teks lainnya, mungkin akan ada beberapa kesulitan. Kami memperikrakan bahwa 0.005% sistem bisa gagal untuk tetap berjalan di IPv4, sehingga beberapa orang mungkin akan menemukan Google, Facebook, Yahoo, Bing dan website-website lain yang berpartisipas melambat atau tidak merespon pada Hari IPv6 Dunia."

Broadband Ultra High-Speed Dari Google


Google mengumumkan rencana untuk membangun percobaan jaringan broadband ultra high speed yang akan memberikan kecepatan Internet seratus kali lebih cepat. Kecepatan satu gigabit per detik akan bisa untuk menjalankan pencitraan medis tiga dimensi melalui web atau mengunduh film HD penuh dalam beberapa menit.

Proyek Google ini melengkapi janji Presiden Barrack Obama untuk memberikan broadband pada setiap rumah di AS sebagai bagian dari Federal Communications Commission’s National Broadband Plan.

Manager produk Goggle Minni Ingersoll dan James Kelly mengatakan pada Mountain View, perusahaan yang berbasis di California berencana untuk "membangun dan mengetes jaringan ultra high speed broadband di sejumlah kecil lokasi percobaan" di AS. "Kami akan memasang Internet berkecepatan lebih dari 100 kali dari yang kebanyakan orang Amerika miliki hari ini dengan satu gigabit per detik, koneksi fiber-di-rumah."

Google mengatakan mereka berencana untuk menawarkan layanan pada setidaknya 50,000 dan mungkin hingga 500,000 orang. "Goal kami adalah untuk berkesperimen dengan cara baru untuk membantu membuat akses internet broadband lebih baik, lebih cepat dan lebih terjangkau secara luas," Richard Whitt, dewan telekomunikasi dan media Google yang berbasis di Washington, mengatakan dalam sebuah postingan blog.

"Kami pikir bandwidth ultra high speed akan memimpin banyak inovasi baru -- termasuk streaming video HD, penyimpanan data jarak jauh, belajar jarak jauh, kolaborasi media real-time dan yang lainnya yang belum bisa kita bayangkan."

Google tidak bermaksud berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan telepon dan TV kabel yang merupakan Internet Service Provider (ISP) saat ini, kata Whitt. Namun, Google berencana untuk menawarkan sebuah "layanan berbayar bagi pelanggan dengan harga bersaing," ujarnya, tapi berfokus pada komunitas "bawah" atau mereka yang "tidak memiliki layanan apapun."

Google mengundang komunitas-komunitas di seluruh negeri yang ingin ambil bagian dalam percobaan broadband ultra high speed ini untuk memperkenalkan minta mereka pada 26 Maret dan berkata komunitas-komunitas target ini akan diumumkan nanti dalam tahun ini.

Direktur FCC Julius Genachowski menyambut inisiatif Google ini, berkata "percobaan signifikan ini akan memberikan sebuah lahan percobaan orang Amerika bagi generasi penerus dalam pelayanan, alat dan aplikasi Internet berkecepatan tinggi yang inovatif."


Mukulin Rumah Pake Roti? Inilah 6 Tradisi & Kepercayaan Unik Seputar Tahun Baru

 Ada banyak tradisi dan kepercayaan seputar tahun baru dari berbagai negara dan budaya. Kalau di daerah atau keluarga kamu tradisinya sepert...