Tampilkan postingan dengan label perang dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perang dunia. Tampilkan semua postingan

Benarkah Wortel Bagus Untuk Mata?

Selama Perang Dunia II, pesawat-pesawat Jerman seringkali menjatuhkan bom di Britania Raya (Inggris). Pada awal 1940an, orang Inggris memasang rangkaian stasiun radar di sepanjang pantai selatan Inggris supaya pebom Jerman bisa dideteksi dan ditembak sebelum mencapai daratan.

Tak ingin Jerman mengetahui mereka memiliki teknologi ini, agen intelijen Inggris memulai kampanye propaganda yang memfokuskan pada daya pandang luarbiasa para prajurit mengawaki pertahanan, termasuk Letnan Penerbangan John Cunningham, pilot RAF yang dijuluki "Cat's Eye - Mata Kucing" karena kemampuannya menandai para pebom dalam kegelapan malam.

Pandangan menakjubkan Cat's Eyes ini kemudian dihubungkan dengan diet wortel. Kampanye itu melebar hingga Kementrian Makanan, yang memproduksi pamflet-pamflet memasak yang informatif mengenai wortel dan sayuran akar lainnya, seringkali 'dibintangi' oleh Dr. Carrot dan slogan "Carrots keep you healthy and help you see in the blackout. - Wortel menjaga kesehatan Anda dan membantu Anda melihat dalam gelap gulita."

Orang Jerman, penduduk Inggris dan para orangtua di seluruh dunia memercayai informasi tersebut dan mengulanginya selama berdekade kemudian.

Propaganda Inggris memberikan wortel kredit lebih dari yang pantas didapatkannya. Wortel tidak akan menjadikan Anda seperti Cat's Eyes, tapi wortel bagus untuk kesehatan mata secara keseluruhan karena kaya akan beta-karoten, sebuah pigmen carotenoid yang merupakan prekusor penting bagi vitamin A.



Rosie the Riveter Meninggal Dunia

Geraldine Hoff Doyle, wanita yang menjadi gadis poster bagi kelompok wanita pekerja Amerika selama Perang Dunia II, kemarin (30/12) meninggal pada usia 86 di Lansing, Mich.


"We Can Do It!" adalah kata-kata ikonik dari poster itu. "Rosie the Riveter" merupakan seseruan bagi para wanita  untuk membantu peperangan dengan bekerja, sementara para pria pergi berperang.

Walaupun poster yang didesain oleh seniman grafis J. Howard Miller itu niatnya hanya ditampilkan untuk dua minggu di sebuah pabrik di Midwest, poster itu kembali ditemukan selama era 70an dan 80an dan menjadi populer sebagai simbol emansipasi wanita.

Berdandan dalam overall dan bandana di kepala, Rosie the Riveter terinspirasi oleh foto Doyle saat dia bekerja di sebuah pabrik sebagai pengepres logam di Inkster, Mich. Tak lama setelah itu Doyle justru berhenti bekerja karena potensi bahaya dari foto itu.

Doyle baru tahu dia merupakan inspirasi dari poster itu setelah melihatnya dalam sebuah majalan pada tahun 1982.

Wajahnya adalah wajahnya, tapi otot-otot itu bukan miliknya, kata putrinya Stephanie Gregg.

"Dia dulu gadis yang glamor," kata Gregg. "Alis yang meliuk, bibir yang indah, bentuk wajahnya -- itu dia."

Mukulin Rumah Pake Roti? Inilah 6 Tradisi & Kepercayaan Unik Seputar Tahun Baru

 Ada banyak tradisi dan kepercayaan seputar tahun baru dari berbagai negara dan budaya. Kalau di daerah atau keluarga kamu tradisinya sepert...