Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan

Seekor Kambing Diculik, Di-Manicure, Lalu Dikembalikan Lagi


OalaMagz - Sepasang tersangka di San Diego tertangkap video menculik anak kambing berusia 6 bulan dari sebuah kebun binatang piaraan antara Minggu malam dan Senin pagi.

Kambing yang bernama Billy itu kemudian dikembalikan pada pagi Senin dengan kuku bercat-kuku warna pink, menurut Darryl Dadon, pemilik PB Pumpkins, lokasi dimana kebun binatang tersebut berada.

"Kami mencoba menghapus cat kuku itu, tapi tidak bisa terhapus," katanya pada The Huffington Post.

Kamera pengawas menangkap saat pelaku menculik Billy, tapi tidak saat mereka mengecat kukunya. Para tersangka adalah wanita kulit putih berusia 20an yang memanjat pagar, didampingi pria kulit putih berusia 20an bertubuh kurus mengenakan celana jeans dan baju lengan panjang, menurut KSWB-TV.

Dadon mengatakan tidak ada yang lain yang dicuri dari properti tersebut.

Ia sempat melaporkan kasus ini ke polisi tapi membatalkannya ketika si anak kambing kembali di hari berikutnya.

"Saya senang mendapatkan kembali kambing itu," ujarnya.

Anak 11 Tahun Memenjarakan Ibunya Karena Kebiasaan Merokok Marijuana

Oala Magz - Seorang bocah lelaki berusia 11 tahun di Minnesota yang merasa jengah oleh kebiasaan buruk ibu dan ayah tirinya yang merokok marijuana, kemudian mengambil foto-foto narkoba milik mereka yang akhirnya membuat mereka ditahan oleh polisi.


Agen obat-obatan telah melakukan pemeriksaan di rumah mereka di Ravenna Township dekat Hastings, bulan lalu dan menahan Heidi Siebenaler dan suaminya, Mark Siebenaler. Keduanya dijatuhi hukuman.

Anak laki-laki itu telah menyampaikan komplainnya berkali-kali kepada ibunya tentang bau marijuana yang sangat mengganggu yang mengisi rumah mereka. Dia mengadukannya pada ayah kandungnya yang kemudian menyuruhnya untuk mengambil gambar dari marijuana itu. Si ayah lalu menyerahkan foto-foto itu kepada pihak berwajib.

Kucing Bisa Memenjarakan Penjahat

Intisari:

  • Sebuah database DNA dibuat menggunakan bulu kucing sebagai bukti forensik.
  • Bulu kucing yang ditemukan di jaket telah membantu memenjarakan seseorang atas pembunuhan tingkat dua.
  • Bulu anjing dan hewan lainnya mungkin juga bisa berguna dalam aplikasi forensik.


Pemiliki rumah membeli sistem alarm, kunci anti-rusak dan peralatan lain untuk melindungi properti mereka, tapi sebuah studi baru menunjukkan sebuah pemergok kejahatan yang tidak biasa: bulu kucing yang tersebar oleh kucing yang beraktivitas di dalam rumah.

Sebuah tim ilmuwan internasional baru saja membuat sebuah database DNA ekstensi yang akan memungkinkan bulu kucing berguna lebih sering dan akurat sebagai bukti forensik.

Bulu dari seekor kucing rumahan putih berbulu tebal telah digunakan dalam percobaan pembunuhan. Terdakwa, Douglas Beamish dari Canada, memiliki bulu kucing menempel pada salah satu kantong jaketnya yang dibuang. Bulu itu secara genetik terhubung pada kucing korban Shirley Duguay, Snowball. Bukti itu membantu mempidanakan Beamish atas pembunuhan tingkat dua, menjatuhkannya hukuman 15 tahun penjara.

"Popularitas kucing domestik yang meningkat sebagai peliharaan rumah secara tidak diketahui membantu perkembangan distribusi bukti TKP yang potensial yang menempel pada jutaan peralatan rumah," menurut Robert Grahn, penulis utama dari koran yang telah diterima untuk publikasi dalam jurnal Forensic Science International: Genetics. "Bulu kucing yang diperoleh dari sebuah TKP berpotensi berhubungan dengan pelaku, kaki tangan pelaku, saksi dan korban."

"Kucing sangat suka bergerak, dan bulu yang tersebar dapat memiliki material genetik yang cukup untuk studi pelacakan forensik, memberikan analisis potensial baik standard short tandem repeat (STR) maupun region DNA mitokondrial," tambah para peneliti.

Kasus yang melibatkan Snowball menggunakan metode STR, yang melihat pada tanda-tanda khusus yang terpetakan dalam genom si kucing. Database baru itu berfokus pada DNA mitokondrial (mtDNA), yang merupakan material genetik yang diwarisi dari ibu.

DNA mitokondrial berguna dalam forensik yang mengutamakan dua properti. Pertama, harus memiliki sebuah tingkat mutasi yang tinggi, mengungkapkan lebih banyak orang diantara sampel-sampel. Kedua, gennya terdapat dalam jumlah banyak, walaupun mtDNA terdiri dari kurang dari satu persen dari total DNA dalam sebuah sel. Sementara DNA nuklir optimal untuk mengidentifikasi perorangan, mtDNA telah terbukti sebagai sebuah pilihan alternatif yang bagus.

John Butler, seorang peneliti dan pemimpin kelompok di National Institute of Standars dan Technolody, dan kolega-koleganya setuju bahwa bulu kucing memegang potensi yang luarbiasa dalam aplikasi forensik.

Kelompoknya telah menciptakan sebuah tes DNA menggunakan teknik penanda STR. Disebut "Meowplex", bersamaan dengan database mtDNA yang baru, menyediakan bagi penyelidik kriminal peralatan tambahan untuk mengerjakan kasus-kasus mereka.

Bulu anjing dan hewan lain bisa jadi ditambahkan untuk pencampuran yang lebih luas di masa mendatang. Tim-tim peneliti lain telah menganalisa mtDNA anjing.

Mukulin Rumah Pake Roti? Inilah 6 Tradisi & Kepercayaan Unik Seputar Tahun Baru

 Ada banyak tradisi dan kepercayaan seputar tahun baru dari berbagai negara dan budaya. Kalau di daerah atau keluarga kamu tradisinya sepert...