Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan

Foto Hewan Lucu Bisa Memicu Produktivitas

Oala Magz - Menurut studi di Jepang, gambar-gambar kucing, anak anjing dan bayi-bayi hewan lainnya dapat membantu seseorang agar lebih produktif. Sekelompok psikolog di Hiroshima University melakukan tiga eksperimen untuk menguji hipotesis mereka.

Eksperimen pertama melibatkan 48 pelajar, yang dibagi menjadi dua kelompok. Mereka diminta memainkan permainan seperti "Operation." Setelah satu ronde, relawan dari kelompok pertama ditunjukkan gambar-gambar bayi hewan yang lucu, sementara kelompok satunya ditunjukkan gambar-gambar hewan dewasa. Kelompok pertama melakukan permainan lebih baik.

Pada eksperimen kedua, relawan dibagi menjadi tiga kelompok. Tugas mereka adalah mengingat berapa banyak angka yang muncul dalam urutan yang berbeda. Sekali lagi, kelompok pertama ditunjukkan foto-foto bayi hewan. Kelompok kedua foto hewan dewasa, dan kelompok ketiga diberikan foto-foto makanan yang tampak lezat. hasilnya menunjukkan kelompok pertama adalah yang terbaik diantara ketiganya.

36 pelajar bertangan kanan yang tidak berpartisipasi dalam dua eksperimen pertama, dibagi kedalam tiga kelompok. Seperti sebelumnya, partisipan ditunjukkan foto-foto ketiga kategori yang sudah disebutkan. Relawan diminta untuk menekan tombol kiri atau kanan jika mereka melihat huruf H atau T di layar secepat dan seakurat mungkin. Secara mengejutkan, kelompok pertama mendapat skor terendah.

Para peneliti menulis, "perhatian yang terarah bisa menguntungkan untuk melakukan tugas-tugas yang membutuhkan kehati-hatian dalam kawasan motorik dan perseptual, seperti tugas-tugas yang digunakan dalam dua eksperimen pertama."

Berkelahi Dengan Kucingnya, Seorang Pria Terpaksa Diterbangkan Ke RS


Perselisihan antara seorang pria Cleveland, Texas dengan kucingnya menjadi gawat sampai-sampai dia harus diterbangkan menuju RS.

Menurut The Cleveland Advocate,  pisau yang digunakan pria itu melukai baik dirinya dan kucingnya dengan cukup parah.

Ia lalu dibawa ke Cleveland Regional Medical Center, untuk kemudian dirujuk untuk perawatan yang lebih serius di RS Memorial Hermann di Houston.

Sementara sang kucing dibunuh di klinik dokter hewan oleh petugas hewan setempat.

Kucing Yang Memiliki Anak Seekor Anjing


Seekor kucing kampung di Yangshan, sebelah timur Provinsi Jiangsu, Cina menjadi terkenal setelah melahirkan dua anak kucing, dan seekor anak anjing!

Pemiliknya, Zhou Yun, memerhatikan bahwa salah satu anak kucing mati tak lama setelah dilahirkan dan bahwa anak kucing yang lainnya adalah sesuatu yang berbeda.

Zhou adalah seorang pecinta hewan dan memiliki kucing dan anjing di rumahnya. Kucing dan anjingnya cukup akrab, mereka berteman, makan dan tidur bersama.

Lai Xiaoyun, pemimpin sebuah klinik hewan peliharaan mengunjungi mereka dan berteori bahwa mungkin induk kucing menemukan dan membawa anak anjing itu dari luar.

Ini adalah gagasan yang masuk akal, meski kebenarannya tidak pernah bisa diketahui.

"Kucing dan anjing adalah dua spesies yang berbeda dan mustahil untuk memiliki keturunan dari hasil perkawinannya."

Entahlah apakah anak anjing ini akan menggonggong atau mengeong.

Kucing Bisa Memenjarakan Penjahat

Intisari:

  • Sebuah database DNA dibuat menggunakan bulu kucing sebagai bukti forensik.
  • Bulu kucing yang ditemukan di jaket telah membantu memenjarakan seseorang atas pembunuhan tingkat dua.
  • Bulu anjing dan hewan lainnya mungkin juga bisa berguna dalam aplikasi forensik.


Pemiliki rumah membeli sistem alarm, kunci anti-rusak dan peralatan lain untuk melindungi properti mereka, tapi sebuah studi baru menunjukkan sebuah pemergok kejahatan yang tidak biasa: bulu kucing yang tersebar oleh kucing yang beraktivitas di dalam rumah.

Sebuah tim ilmuwan internasional baru saja membuat sebuah database DNA ekstensi yang akan memungkinkan bulu kucing berguna lebih sering dan akurat sebagai bukti forensik.

Bulu dari seekor kucing rumahan putih berbulu tebal telah digunakan dalam percobaan pembunuhan. Terdakwa, Douglas Beamish dari Canada, memiliki bulu kucing menempel pada salah satu kantong jaketnya yang dibuang. Bulu itu secara genetik terhubung pada kucing korban Shirley Duguay, Snowball. Bukti itu membantu mempidanakan Beamish atas pembunuhan tingkat dua, menjatuhkannya hukuman 15 tahun penjara.

"Popularitas kucing domestik yang meningkat sebagai peliharaan rumah secara tidak diketahui membantu perkembangan distribusi bukti TKP yang potensial yang menempel pada jutaan peralatan rumah," menurut Robert Grahn, penulis utama dari koran yang telah diterima untuk publikasi dalam jurnal Forensic Science International: Genetics. "Bulu kucing yang diperoleh dari sebuah TKP berpotensi berhubungan dengan pelaku, kaki tangan pelaku, saksi dan korban."

"Kucing sangat suka bergerak, dan bulu yang tersebar dapat memiliki material genetik yang cukup untuk studi pelacakan forensik, memberikan analisis potensial baik standard short tandem repeat (STR) maupun region DNA mitokondrial," tambah para peneliti.

Kasus yang melibatkan Snowball menggunakan metode STR, yang melihat pada tanda-tanda khusus yang terpetakan dalam genom si kucing. Database baru itu berfokus pada DNA mitokondrial (mtDNA), yang merupakan material genetik yang diwarisi dari ibu.

DNA mitokondrial berguna dalam forensik yang mengutamakan dua properti. Pertama, harus memiliki sebuah tingkat mutasi yang tinggi, mengungkapkan lebih banyak orang diantara sampel-sampel. Kedua, gennya terdapat dalam jumlah banyak, walaupun mtDNA terdiri dari kurang dari satu persen dari total DNA dalam sebuah sel. Sementara DNA nuklir optimal untuk mengidentifikasi perorangan, mtDNA telah terbukti sebagai sebuah pilihan alternatif yang bagus.

John Butler, seorang peneliti dan pemimpin kelompok di National Institute of Standars dan Technolody, dan kolega-koleganya setuju bahwa bulu kucing memegang potensi yang luarbiasa dalam aplikasi forensik.

Kelompoknya telah menciptakan sebuah tes DNA menggunakan teknik penanda STR. Disebut "Meowplex", bersamaan dengan database mtDNA yang baru, menyediakan bagi penyelidik kriminal peralatan tambahan untuk mengerjakan kasus-kasus mereka.

Bulu anjing dan hewan lain bisa jadi ditambahkan untuk pencampuran yang lebih luas di masa mendatang. Tim-tim peneliti lain telah menganalisa mtDNA anjing.

Catwoman (?)

Apa yang kita tonton di film-film sekarang menjadi nyata pada tanggal 22 Mei 2008 di Port Harcourt, Rivers state, Nigeria. Seekor kucing tiba-tiba berubah menjadi seorang perempuan paruh baya setelah ditabrak oleh sebuah ojek (Disebut juga Okada di Nigeria) di jalan ramai di Port Harcourt.


Surat kabar Nigerian Tribune melaporkan bahwa ada tiga ekor kucing yang sedang menyeberang jalan ketika sebuah okada menabrak mereka. Kucing pertama berhasil menghindar dan melarikan diri, sedangkan kucing kedua tertabrak dan segera berubah menjadi seorang perempuan. Kejadian aneh ini segera menarik perhatian orang-orang di tempat itu. Ketika mereka menyadari kejadian aneh ini, mereka segera memukuli kucing ketiga (masih dalam rupa kucing) hingga mati. 

Kemudian mereka memukuli perempuan itu hingga luka parah. Menurut para saksi yang menyaksikan kejadian itu, perempuan kucing itu yang mengaku bernama Aisha Abdukareem Ibrahim mengatakan bahwa dia dan dua teman mengambil rupa kucing dan sedang mengadakan perjalanan dari Abuja ke Port Harcourt untuk membunuh tiga orang. Perempuan itu mengatakan bahwa mereka telah berhasil membunuh dua orang, namun mereka mendapatkan kesulitan ketika hendak membunuh orang ketiga. Karenanya mereka memutuskan untuk kembali ke Abuja.

Saksi lainnya yang bernama James mengatakan bahwa perempuan itu kemudian berpura-pura lupa ketika melihat orang-orang berkerumun di sekitarnya. Ia pura-pura bertanya apa yang telah terjadi. "Aku belum pernah melihat kejadian ini selama hidupku. Aku melihat seorang perempuan yang terluka dan tergeletak di jalan, bukan kucing." Kata James.

Ketika Nigerian Tribune tiba di lokasi kejadian dekat Garrison Junction, Cat woman itu sedang duduk di tanah dengan darah di sekujur tubuhnya. Bagian kanan wajahnya mengalami luka sobek yang cukup dalam. Massa memukulinya akibat marah karena mereka melihat bahwa perempuan itu adalah seorang penyihir.

Kemudian perempuan itu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Butuh penjagaan dari petugas polisi untuk mencegah massa yang marah membunuhnya. Bagian Humas kepolisian setempat mengatakan bahwa perempuan itu sudah dibawa ke rumah sakit dan diawasi selama 24 jam untuk mencegah ia tiba-tiba menghilang.

Di Afrika dilaporkan bahwa penyihir-penyihir di benua itu memiliki kemampuan untuk berubah bentuk menjadi hewan seperti serangga dan ikan. Di Indonesia kita mengenal fenomena serupa, yaitu Babi Ngepet. Walaupun kita sudah sering mendengar tentang hal ini, tetap saja sulit untuk percaya.

Mukulin Rumah Pake Roti? Inilah 6 Tradisi & Kepercayaan Unik Seputar Tahun Baru

 Ada banyak tradisi dan kepercayaan seputar tahun baru dari berbagai negara dan budaya. Kalau di daerah atau keluarga kamu tradisinya sepert...