Mata Air Penuh Misteri, Fosse Dionne di Perancis Telah Menelan Tiga Nyawa Penyelam. Berani Memecahkan Misterinya?

Siapa bilang di Perancis itu cuma ada tempat-tempat romantis atau sarat akan seni? Di wilayah Burgundy, Perancis ada yang namanya mata air Fosse Dionne yang sangat misterius.

Pasalnya, kalau biasanya sebuah mata air bisa dilacak sumbernya, mata air Fosse Dionne ini tidak diketahui sampai sekarang sumbernya itu dari mana. Diselami sampai dasar pun, yang ditemui hanyalah liang yang kian meruncing, tapi nggak ada ujungnya.

Foto: Wikimedia Commons

Mata air ini bisa kamu temukan di dekat kota Tonnerre. Menurut catatan, mata air Fosse Dionne mengalirkan 311 liter air per detik, sementara di cuaca hujan bisa meningkat sampai 3,000 liter per detik. Dulu orang Romawi minum air dari mata air ini. Bangsa Celtic pun menganggap mata air ini sakral. Sementara bangsa Perancis menggunakannya sebagai tempat rumah mandi di tahun 1700an.

Sisi tragisnya, banyak yang mencoba mencari sumber atau dasar dari mata air ini, tapi tidak berhasil dan tiga penyelam justru bertemu maut di mata air ini. Sejak tahun 1700an, orang mulai bertanya-tanya dari mana sih sumber air ini. Yah, nggak jauh beda lah dari negara +62, banyak orang jaman dulu pun menganggap mata air ini sebagai portal menuju dunia lain, ada pula yang percaya di dasar mata air ini terdapat ular raksasa.

Penelurusan yang terbaru dilakukan tahun 2020 kemarin, ketika walikota Tonnerre membayar penyelam profesional Pierre-Éric Deseigne untuk mengungkap misteri mata air ini. Udah nyampe 70 meter di bawah tanah, atau 370 meter total dari mulut liangnya, tapi mas Pierre-Éric Deseigne tak berhasil menemukan sumbernya.

Yang bisa kita ketahui adalah, airnya keluar dari jaringan goa batu gamping/kapur bawah tanah, tapi titik sumbernya tidak diketahui. Dengan sejarah kematian beberapa penyelam di mata air ini, tentu tidak semua orang percaya diri untuk mencoba mengungkap misteri mata air Fosse Dionne.

Kamu mau mencoba?

Peri-Peri Ajaib Ini Dibuat Dari Serangga Mati. Keren Banget!

Kita sering melihat karya seni dari bahan-bahan sisa dan daur ulang seperti besi, kertas, hingga kemasan produk makanan. Lain dengan seniman asal Amsterdam, Cedric Laquieze. Dia menciptakan patung-patung peri ajaib dengan bagian-bagian tubuh serangga! Kok bisa?


Selama 20 tahun terakhir, Cedric sudah menghasilkan ratusan peri-peri ini dari berbagai spesimen serangga. Dari sisa-sisa cangkang, kaki, antena, hingga sayap serangga yang telah mati, dia sulap menjadi makhluk-makhluk ajaib yang berwarna-warni.



Sejak remaja, Cedric memang sudah memiliki ketertarikan pada biologi dan serangga. Tapi saat itu dia belum berpikir untuk menjadikan serangga-serangga koleksinya menjadi karya seni. Barulah sekitar 20 tahun lalu, dia saat itu bingung mencari hadiah ulangtahun saudarinya. Jadi dia mempreteli beberapa serangga-serangga koleksinya (yang sudah mati, tentu saja) dan membuat peri pertamanya.

Dilansir Gloomth Magazine, dalam wawancaranya Cedric mengaku sangat menyukai karena tidak ada dua karyanya yang sama. Ada peri serangganya yang terlihat ‘gelap’ dan seram, ada juga yang multiwarna seperti kartun, ada pula yang anggun dan bergaya Victoria.


Bisa terbayang serangga-serangga ini ikut bertempur dalam cerita-cerita seperti Narnia, penghuni dunia fantasi dalam Terabithia, atau menjadi makhluk ajaib di film-film Guillermo del Toro.

Tinggi tiap peri sekitar 35 cm. Sang seniman juga menambahkan perlindungan berupa kubah kaca karena peri-peri ini hanya dilem dan sangat rentan rusak.

8 Kepercayaan Kuno Yang Dibuktikan Oleh Sains Modern






1. Membantu orang lain

Para filsuf di Yunani berdebat soal manfaat relatif hedonis dan eudaimonis. Menurut kepercayaan hedonis, kebahagiaan adalah faktor meningkatnya kesenangan dan menurunnya kesengsaraan. Sementara dalam konsep eudaimonis kebahagiaan lebih kepada memberi makna dan tujuan yang lebih besar dalam hidup.

Studi menunjukkan keduanya sama-sama memberikan manfaat memberikan perasaan yang baik, kesehatan fisik dan panjang umur. Melalui wawancara via telepon, kuisoner dan sampel darah, studi yang diterbitkan pada Porceedings of The National Academy of Sciences tahun lalu menelusuri bagaimana dua jenis kebahagiaan diatas memengaruhi seseorang hingga pada tingkatan genetik.

Partisipan dengan lebih banyak kebahagiaan hedonis menunjukkan produksi antibodi penyerang virus yang lebih rendah, sementara mereka yang dengan kebahagiaan eudaimonis mengalami peningkatan dalam produksi antibodi.

2. Akupuntur

Akupuntur tradisional Cina dipercaya memberikan keseimbangan pada chi seseorang, energi yang yang mengalir dalam setiap makhluk hidup. Studi terbaru yang diterbtikan dalam Archives of Internal Medicine menunjukkan bahwa praktek kuno tersebut efektif untuk meringankan migrain, encok dan rasa saki kronis lainnya.

Setelah menganalisa 18,000 orang, peneliti menemukan akupuntur lebih efektif daripada akupuntur palsu dan perawatan kesehatan standar barat dalam merawat berbagai macam rasa sakit.

3. Manusia butuh komunitas untuk tumbuh

Ajaran Budda tradisional mengatakan bahwa komunitas adalah komponen kunci kehidupan yang bahagia dan terpenuhi. Sebuah studi di tahun 2010 mengkonformasi kepercayaan ini.

Dipimpin Brigham Young University dan University of North Carolina di Chapel Hill, para peneliti menganalisa 148 subyek dan menemukan bahwa mereka yang memiliki hubungan sosial lebih kuat memiliki kemampuan bertahan hidup 50 persen lebih tinggi. Dampak hubungan sosial dalam resiko kematian bahkan lebih besar daripada dampak olahraga atau obesitas.

4. Tai chi dapat membantu meringankan berbagai masalah kesehatan

Seni bela diri Cina kuno ini berdasarkan kepercayaan bahwa menerima keseimbangan dengan pikiran dan tubuh seseorang menciptakan indera yang menyeluruh terhadap kedamaian dan harmoni, sehingga mendukung umur panjang secara alami.

Laporan Harvard Women's Health Watch di tahun 2009 merangkum beberapa studi yang mengkonfirmasi "meditasi bergerak" ini dapat mencegah dan merawat banyak masalah kesehatan yang berhubungan dengan usia termasuk perawatan standar bagi para manula. Sejumlah studi sepuluh tahun lalu menemukan tai chi dapat membantu mereka yang menderita encok, kerapatan tulang rendah dan sakit jantung.

5. Meditasi dapat membantu meringankan stres dan menemukan kedamaian diri

Studi yang dilakukan tim ilmuwan Harvard Medical School mengungkapkan bagaimana praktek pikiran-tubuh ini dapat memengaruhi gen yang mengendalikan tingkatan stres dan fungsi kekebalan tubuh.

Psikiater Harvard John Denniger menggunakan neuro-imaging dan teknologi genomik untuk mengukur perubahan psikologis yang potensial pada diri tiap subyek lebih akurat. Setelah mengobservasi individu dengan tingkat stres tinggi yang mengikuti praktek yoga dan meditasi, tim memerhatikan peningkatan produksi, penggunaan dan loncatan energi mitokondrial, yang membantu menurunkan stres yang berhubungan yang kondisi kesehatan seperti darah tinggi dan kemandulan.

6. Kasih sayang adalah kunci kehidupan bermakna

Praktek Busdhis Tibet ini disebut metta, atau kebaikan-menyayangi. Studi pada tahun 2012 dari Emory University menemukan bahwa meditasi kasih sayang berdasarkan model Tibet ini dapat secara efektif meningkatkan kemampuan seseorang untuk berempati terhadap orang lain dengan membaca ekspresi wajah mereka.

Penemuan lainnya adalah bahwa seiring waktu praktek ini meningkatkan emosi positif partisipan yang membuat mereka menemukan penginderaan yang lebih dalam akan kewaskitaan, tujuan hidup, jaringan dukungan di sekitar mereka, dan kesehatan mereka. Komponen-komponen ini membantu meningkatkan kepuasan hidup mereka secara menyeluruh.

7. Menerima apa yang tak bisa Anda ubah adalah kunci meringankan penderitaan

Ajaran Buddha ini mengatakan kita harus menerima apa yang tidak bisa kita ubah demi meringankan penderitaan. Ilmuwan menemukan kepercayaan ini benar terutama bagi pada orang dewasa tua dan manula yang melalui perubahan-perubahan kehidupan yang sulit.

Para peneliti dari Deakin University di Australia menemukan bahwa menghadapi kenyataan hidup dengan bantuan dan kehilangan sederajat kebebasan membantu para manula hidup lebih lama dan jauh lebih bahagia. Studi mereka yang diterbitkan pada Journal of Happiness Studies tahun lalu, membandingkan perasaan kepuasan hidup dan menerima kendali dari manula yang hidup dengan bantuan (suster, panti jompo) dan mereka yang hidup dalam komunitas.

Analisa mereka mengungkapkan bahwa kemampuan menerima yang tak dapat dihindari pada manula yang hidup dengan bantuan merupakan pemrediksi yang penting terhadap kepuasan hidup. Mereka menambahkan bahwa demi melindungi kesejahteraan manula, adaptasi termasuk indera pengendalian dan penerimaan aktif terhadap apa yang tidak bisa diubah.

8. Semua yang Anda butuhkan adalah cinta

Sekelompok peneliti Harvard, dalam misi mengungkap akar sejati dari keterpenuhan hidup, memimpin studi yang berlangsung selama 75 tahun yang mencapai kesimpulan yang sama.

Studi Harvard Grant yang dimpimpin oleh psikiater George Vaillant, mengikuti kehidupan alur hidup 268 pelajar pria demi menjawab pertanyaan universal kehidupan tentang pertumbuhan, perkembangan, nilai dan tujuan. Menurut Vaillant penemuan yang paling berarti dari studinya adalah bahwa kehidupan yang bahagia berkisar pada hubungan percintaan. Dia menjelaskan bahwa ada dua pilar kebahagiaan: "Yang pertama adalah cinta. Yang lainnya adalah menemukan cara menjalani kehidupan yang tidak menyingkirkan cinta."

10 Benda Yang Terbuat Dari Abu Orang Meninggal


1. Jam Pasir



Ikonografi jam pasir pada batu nisan sudah ada sejak jaman Puritan. Kini Lifetime Hourglass Urns dapat mengakomodasi abu mendiang orang yang Anda sayangi.

2. Piringan Hitam



And Vinyly di Inggris menyediakan layanan mengepres abu orang meninggal menjadi piringan hitam. Keluarga mendiang dapat memilih audionya atau dikomposisi oleh layanannya dengan lagu orisinil yang disebut "bespook music."

3. Cincin Berlian


Perusahaan perhiasaan memorial Life Gem menggunakan karbon dari abu orang meninggal untuk membuat berlian dengan berbagai macam potongan, warna, kejernihan dan karat. Batu-batu tersebut dapat digunakan untuk berbagai jenis perhiasaan.

4. Boneka Teddy Bear


Perusahaan bernama Huggable Urns menyimpan abu orang meninggal didalam tubuh boneka hewan.

5. Tato


Beberapa seniman tato dapat mensterilkan abu orang meninggal dan mencampurkannya dengan tinta tato.

6. Pensil


Proyek The Carbon Copies oleh desainer Nadine Jarvis mengubah abu orang meninggal menjadi satu set yang terdiri dari 240 pensil. Masing-masing bertuliskan nama mendiang serta tahun lahir dan wafatnya. Kotaknya dapat digunakan untuk menampung bekas pensil sebagai kendi abu.

7. Potret


Sejumlah seniman dapat mencampur abu orang meninggal dan cat untuk menciptakan potret memorial, pemandangan atau gambar hidup.

8. Kaca Berwarna


Scattering Ashes dapat mengubah abu orang meninggal menjadi kaca berwarna yang indah.

9. Pohon DNA Manusia


Usaha yang bernama Biopresence mengklaim dapat mentransfer kode DNA manusia menjadi pohon untuk menjadikan memorial hidup.

10. Kembang Api


Perusahaan seperti Heavenly Stars Fireworks mengubah abu orang meninggal menjadi kembang api. Penulis Hunter S. Thompson dibuat memorialnya dengan cara ini pada tahun 2005. Sementara perusahaan Holy Smoke dapat mengubah abu orang meninggal menjadi amunisi pistol.

10 Fakta Seputar Unicorn



Berikut 10 fakta seputar unicorn dalam sejarah.

1. Penggambaran unicorn yang pertama ditemukan di gua Lascaux Perance bertanggal sekitar 15,000 SM. Namun anehnya unicron tersebut digambarkan memiliki dua tanduk, sehingga menciptakan kebingungan.



2. Rekaman paling awal tentang unicorn dalam sastra Barat adalah miliki sejarawan Yunani Ctesias. Pada abad ke-5 SM, dia menulis makhluk itu memiliki tubuh putih, kepala ungu, mata biru, dan tanduk warna-warni; merah pada ujungnya, hitam di tengah, dan putih di dasarnya.

3. Dalam perjalanannya, Marco Polo percaya ia bertemu dengan unicorn. Dia menulis, "Mereka sangat jelek dan kasar untuk dilihat. Mereka sama sekali tak seperti bagaimana kita mendeskripsikan unicorn." Rupanya yang dia lihat sebenanya adalah badak.

4. Genghis Khan dilaporkan memutuskan tak menguasai India setelah bertemu unicorn, yang membungkuk padanya; dia memandangnya sebagai tanda dari mendiang ayahnya dan memutar kembali pasukannya.

5. Selama Jaman Kegelapan, ketika takhayul masih berkembang, koleksi yang dikenal sebagai bestiaris mendaftar ciri-ciri biologis dan kegunaan pengobatan dari berbagai hewan, termasuk unicorn. Disebutkan bahwa para perawan dideskripsikan memiliki kuasa atas makhluk ini.

6. Injil Perjanjian Lama veri Raja James mengandung sembilan referensi unicorn, berkat salah interpretasi kata bahasa Yahudi, re'em. Kata aslinya bermakna rimu Asiria, spesies lembu yang sudah punah.

Rimu (auroch) - www.dianapeterfreund.com

7. Karena disebutkan tanduk unicron bisa melawan racun dan memurnikan air, paus narwhal menjadi terancam karena gigi yang menonjol di depan kepalanya diburu. Orang Denmark bahkan memiliki mahkota terbuat dari tanduk narwhal.


8. Pada puncak popularitasnya, tanduk unicorn berharga lebih mahal dari emas. Pada tahun 1560, pedagang Jerman menjual tanduk unicorn sekitar lebih dari Rp270juta kepada Paus. Apotek di London menjual tanduk unicorn bubuk sejak 1741.

9. Ilmu lambang unicorn awal bisa ditemukan pada segel kuno Babylonia dan Asiria, tapi lebih dikenal berhubungan dengan Raja James III Skotlandia pada tahun 1400an. Dua koin emas masa itu bahkan dikenal sebagai unicorn dan setengah-unicorn.

10. Jika Anda ingin berburu unicorn, cobalah pergi ke Lake Superior State University in Sault Ste. Marie, Michigan. Sejak 1971, unicersitas tersebut memberikan ijin bagi pencari unicorn. Siapapun yang melakukan pencarian dinasehatkan untuk membawa sebotol konyak/minuman keras dan sepasang pencukur bergerigi.

Mukulin Rumah Pake Roti? Inilah 6 Tradisi & Kepercayaan Unik Seputar Tahun Baru

 Ada banyak tradisi dan kepercayaan seputar tahun baru dari berbagai negara dan budaya. Kalau di daerah atau keluarga kamu tradisinya sepert...